Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Ikuti Audit Mutu Internal Siklus VII Tahun 2026
Lhokseumawe, 22 September 2026 — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, mengikuti kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus VII Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, bertempat di Aula FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Kegiatan audit berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian dari upaya peningkatan serta penjaminan mutu akademik di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan penyerahan berita acara dari auditor kepada auditee Program Studi Tadris Bahasa Indonesia pada Rapat Tinjauan Manajemen Audit Mutu Internal Tahun 2026.
Alhamdulillah, pelaksanaan audit berjalan dengan baik dan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia tidak mendapatkan temuan dalam proses Audit Mutu Internal Siklus VII Tahun 2026. Hal ini menjadi bentuk syukur sekaligus motivasi bagi seluruh sivitas akademika program studi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Ketua Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Istiqamah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas hasil audit tersebut. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk terus mempertahankan budaya mutu serta melakukan peningkatan secara berkelanjutan.
“Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu, sehingga pelayanan akademik dan proses pembelajaran dapat semakin baik ke depannya,” harapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dr. Nurlaila, M.Pd. dan Asra, S.Sy., M.Ag. yang menjadi auditor dalam kegiatan Audit Mutu Internal sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Program Studi Tadris Bahasa Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga budaya mutu dan melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.