Kolaborasi Prodi PGMI, PIAUD, dan BKPI UIN Sultanah Nahrasiyah Sukses Gelar International Conference.
Lhokseumawe, 15 Januari 2025. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) memperkuat sinergi akademik melalui kolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) dalam penyelenggaraan International Conference on Education, Learning, and Academic Development. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Sarah Fazillah, M.Pd dan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah.
Kolaborasi lintas jurusan ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan perspektif pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, serta layanan bimbingan dan konseling guna menjawab tantangan pendidikan di era global secara komprehensif dan berkelanjutan.
Konferensi internasional tersebut secara resmi dibuka oleh Dr. Jumat Barus, S.S., M.S. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk membahas isu-isu strategis terkait pendidikan, pembelajaran, dan pengembangan akademik di era global.
Sebagai ketua pelaksana, Dr. Sarah Fazillah, M.Pd turut menjadi pemateri dengan topik “Guru Adaptif di Era Digital: Membangun Karakter dan Kompetensi Abad 21 pada Anak Usia Sekolah Dasar”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya peran guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap menanamkan nilai-nilai karakter serta membangun kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi pada peserta didik.
.jpg)
Konferensi ini juga menghadirkan pemateri internasional Dr. Mohd Syaubari Bin Otman, Lecturer at UPSI, yang menyampaikan materi berjudul “Nurturing a Resilient Generation: Integrating Early Childhood”. Ia membahas upaya membangun generasi yang tangguh (resilient) sejak usia dini melalui integrasi pendidikan anak usia dini guna membentuk ketahanan emosional, sosial, dan kognitif anak sebagai fondasi menghadapi tantangan masa depan.
Pemateri lainnya, Dr. Rizka Amalia, S.Pd., M.Pd, Lecturer pada Program Studi PIAUD UIN Sultanah Nahrasiyah, memaparkan materi “Pembelajaran Mendalam dalam Pendidikan”. Materi ini menyoroti pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemahaman mendalam, refleksi, serta kemampuan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
Sementara itu, Gulmairam Maichinova, Ph.D dari Osmania University mengangkat topik “Fostering Resilience Across Primary Education: An English Language Teaching Perspective”. Ia mengulas perspektif pengajaran Bahasa Inggris di pendidikan dasar sebagai sarana membangun ketahanan peserta didik, menumbuhkan rasa percaya diri, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial.
Dr. Hasrul bin Hasshan, Lecturer dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), menegaskan bahwa ketahanan, inklusi, dan kepedulian merupakan elemen penting dalam pendidikan masa kini. Ia menilai ketahanan diperlukan agar pendidik dan peserta didik mampu beradaptasi dengan perubahan, inklusi untuk menciptakan pembelajaran yang adil dan merangkul keberagaman, serta kepedulian untuk membangun hubungan yang empatik dan humanis dalam proses belajar.
Ketua Pelaksana, Dr. Sarah Fazillah, M.Pd, menyampaikan harapannya agar konferensi ini dapat menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran ilmu yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Ia berharap para dosen, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pengembangan pendidikan di masing-masing institusi. Selain itu, Dr. Sarah menekankan pentingnya membangun generasi yang adaptif, kreatif, dan tangguh melalui pendidikan yang berorientasi pada karakter dan kompetensi abad ke-21.
Kolaborasi Prodi PGMI, PIAUD, dan BKPI dalam penyelenggaraan International Conference on Education, Learning, and Academic Development tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi.
Melalui forum ini, para presenter mendemonstrasikan hasil kajian dan penelitian mereka, yang selanjutnya diseleksi dan disusun sesuai kaidah penulisan ilmiah untuk diterbitkan sebagai artikel jurnal, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan di bidang pendidikan dan akademik.
Konferensi ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, guru, serta para presenter dari berbagai jurusan, khususnya Program Studi PGMI, PIAU, dan BKPI, serta unsur pendidikan lainnya. Melalui kegiatan ini, Prodi PGMI berharap dapat memperkuat kolaborasi akademik internasional serta mendorong pengembangan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Diharapkan The 2nd International Conference on Education, Learning, and Academic Development (ICELEAD) mendatang dapat terselenggara dengan skala yang lebih luas dan partisipasi yang semakin beragam, baik dari akademisi nasional maupun internasional.
Konferensi ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara, menghasilkan kajian ilmiah yang lebih inovatif dan aplikatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, ICELEAD diharapkan terus menjadi forum strategis dalam mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta penguatan karakter dan kompetensi abad ke-21 bagi pendidik dan peserta didik.
Galery Foto: