PKM KOLABORASI FTIK DAN PIAUD LAKSANAKAN PENDAMPINGAN ANAK PASCABENCANA DI ALUE IE PUTEH

Lhokseumawe, 10 Januari 2026 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kolaborasi di Desa Alue Ie Puteh, Aceh Utara, Sabtu (10/01/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sivitas akademika terhadap dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa, kegiatan ini difokuskan pada pendampingan anak usia dini dalam kondisi pascabencana melalui pendekatan bermain edukatif dan pendampingan psikososial yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.

Berbagai aktivitas kreatif dilaksanakan untuk membangun kembali rasa aman dan kenyamanan anak-anak, seperti permainan interaktif, kegiatan kolase dan mewarnai, serta aktivitas motivasional yang mendorong anak kembali berani berinteraksi dan mengekspresikan diri.

Keceriaan anak-anak mulai terlihat selama kegiatan berlangsung. Respons positif ini menunjukkan bahwa pendekatan yang humanis dan edukatif mampu membantu proses pemulihan emosional anak pascabencana.

Ketua Jurusan PIAUD FTIK, Bapak Noval Fuadi, M.Pd.,''Menyampaikan bahwa kegiatan PKM kolaborasi ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam mendukung proses pemulihan masyarakat, khususnya anak usia dini sebagai kelompok yang paling membutuhkan perhatian dalam situasi pascabencana.Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa agar tidak hanya memahami konsep pendidikan anak usia dini secara teoretis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung dalam situasi sosial yang nyata''.

Masyarakat Desa Alue Ie Puteh menyambut baik kehadiran tim PIAUD FTIK dan mengapresiasi kontribusi yang diberikan, terutama dalam membantu pemulihan psikologis anak-anak.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PIAUD FTIK menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan berbasis pendidikan anak usia dini. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan masyarakat dan penguatan layanan pendidikan anak usia dini di wilayah terdampak bencana.

 

Share this Post